Dex Story

“Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis” - Imam Al-Ghazali -

Friendsternya Ade Sanusi

Puisi Dua Angsa Karya Bagus Yulianto

puisi dua angsa
Dua Angsa
 Karya: Bagus Yulianto


Kubawakan dua ekor angsa
Menjaga petang melawan hari sunyi
Sosokku yang akan memudar
Meninggalkanmu
Wahai pria berantai

Rumah panggung dinding kayu
Akan membuatmu nyaman
Menghitung hari
Menerka-nerka tantang apa yang kulakukan
Barangkali dingin malam akan dalam
Menusuk disela-sela rantai itu
Karatnya pun akan nyata
Membuat ruam di antaranya

“Akankah lama?”

Bukan masalah waktu, wahai Ra
Dua angsa itu akan menukar malam
Menjadi guratan tanganmu yang lena
Tak menjadi-jadi hingga pagi
Bukankah itu keinginanmu?

Meraka mengepak di pagi dan sore hari
Tak usah kau risau
Cukup kau perhatikan saja
Tentang bagaimana mereka datang dan terbang
Membawakan buah segar
Dari hutan tanah seberang
Tak usah risau
Paruh-paruh itu sudah mereka bersihkan

“Akankah lama?”

Tentang hari yang kau tanyakan padaku
Tak akan membuat hatiku merasa
Memilin-milin masa yang sudah jadi
Masa remajaku masih panjang
Dan masa remajamu sudah berlalu
Akankah kita sejalan?

“Waktuku hanya untuk menunggumu”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar